makalah Bahasa Indonesia

Diposting oleh Maissya Star 0 komentar Link ke posting ini

PARAGRAF
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Bahasa Indonesia

Dosen Pembimbing :
Ira Eko Retnosari, S.S., M. Pd.
Disusun Oleh:
Jeffri Mochammad Arifin(11-160-0060)
Juli Eka Susanti (11-160-0134)
Miftah Kristianti (11-160-0023)
 Moch. Zamroni (11-160-0040)
Siti Maisaroh(11-160-0112)
JURUSAN AKUNTANSI 2011/D
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA
SURABAYA

PENDAHULUAN
  Ada berbagai macam bahasa yang ada di dunia ini,setiap daerah mempunyai bahasa yang berbeda-beda.begitu juga yang terjadi di Indonesia yang mempunyai keanekaragaman bahasa daerah/suku.untuk itu diperlukan kesepakatan bahasa yang akan dijadikan sebagai bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia.bahasa yang diharapkan bisa menjadi bahasa persatuan antar daerah/suku.
Di dalam bahasa Indonesia terdapat kaidah-kaidah bahasa, baik dalam aspek percakapan maupun aspek praktis.salah satu unsur kaidah bahasa Indonesia dalam penulisan ilmiah adalah paragraf.untuk itu kami akan mencoba untuk menjelaskan hal-hal mengenai paragraf lebih lengkapnya.seperti mengenai pengertian paragraf itu sendiri hingga jenis-jenis paragraf dalam penulisan ilmiah.
Makalah ini sengaja dibuat sebagai pembelajaran untuk kami agar dapat menggunakan kaidah-kaidah bahasa Indonesia yang benar dan baik, dalam kegiatan formal maupun kegiatan sehari-hari.sehingga kami mempunyai keterampilan dalam membuat dan mengoreksi tulisan-tulisan ilmiah dalam penggunaan EYD dan dapat dilakukan secara tepat.tentu tidak menutup kemungkinan adanya kesalahan dalam pembuatan makalah paragraf ini.untuk itu kami mohon kritik dan sarannya agar kami dapat menyempurnakan makalah ini lebih  baik.

 “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan”(H.r. Muslim, shahih).
 Semoga bermanfaat.


Penulis.
PEMBAHASAN
1.1 Pengertian Paragraf
Paragraf  adalah bagian dari suatu karangan yang  terdiri atas sejumlah kalimat yang        mengungkapkan satuan informasi dengan ide pokok sebagai pengendalianya.

1.2 Fungsi Utama Paragraf:
     1. untuk menandai pembukaan atau awal ide/gagasan baru,
     2. sebagai pengembangan lebih lanjut tentang ide sebelumnya,
     3. sebagai penegasan terhadap gagasan yang diungkapkan terlebih dahulu.

1.3  Unsur-Unsur Paragraf:
      1. kalimat topik atau kalimat utama,
      2. kalimat pengembang atau kalimat penjelas,
      3. kalimat penegas,
      4. kalimat, klausa, prosa dan penghubung







2.1 Persyaratan Paragraf yang Baik:
a. Kesatuan Paragraf
Kesatuan paragraf adalah tiap paragraf mengandung satu pokok pikiran yang diwujudkan dalam kalimat utama.sebuah paragraf yang memiliki kesatuan dapat mengandung beberapa hal  atau beberapa rincian, dengan catatan bahwa semua harus bersama-sama menunjang sebuah maksud atau  tema tunggal.jadi sebuah paragraf dikatakan memiliki kesatuan apabila kalimat-kalimat dalam paragraf itu tidak  terlepas dari topiknya atau selalu relevan dengan topiknya. Semua kalimat terfokus pada topik dan terhindar dari masuknya hal-hal yang tidak relevan.
b. Kepaduan Paragraf
Yang dimaksud kepaduan adalah kekompakan hubungan antara sebuah kalimat dengan kalimat yang lain yang membentuk suatu paragraf.Untuk mencapai kepaduan, langkah-langkah yang harus ditempuh adalah kemampuan merangkai kalimat sehingga bertalian menjadi logis dan padu.kepaduan dalam sebuah paragraf dibangun dengan memperhatikan beberapa hal,diantaranya ialah:
a) Pengulangan kata kunci,
b) Pengulangan kata ganti,
c) Penggunaan transisi,
d) Paralelisme.
c. Kelengkapan Paragraf
Sebuah paragraf yang lengkap terdapat kalimat-kalimat penjelas secara lengkap untuk menunjuk pokok pikiran/ kalimat utama.Ciri-ciri kalimat penjelas yaitu berisi penjelasan berupa rincian, keterangan, contoh, dan lain-lain.Kalimat penjelas berarti apabila dihubungkan dengan kalimat-kalimat di dalam paragraf, lalu kalimat penjelas sering memerlukan kalimat penghubung. Kelengkapan paragraf berhubungan dengan cara mengembangkan paragraf.


3.1 Jenis-Jenis Paragraf:
a. Berdasarkan Tempat dan Fungsinya
Berdasarkan tempat dan fungsinya, paragraf dibedakan menjadi:
1. Paragraf pengantar/paragraph topic: paragraf yang menentukan arah dan tatanan sebuah karangan yang bertujuan menarik perhatian, menggugah minat, dan memperoleh simpati dari pembaca untuk mengetahui lebih banyak mengenai apa yang diuraikan dalam sebuah karangan.dalam karya ilmiah paragraf pengantar berfungsi untuk memberitahukan beberapa hal,yaitu :
a) Latar belakang
b) Masalah
c) Tujuan
d) Gagasan sentral atau tesis yang merupakan pendirian penulis.
2. Paragraf pengembang: paragraf yang digunakan untuk menerangkan atau menjabarkan ide pokok karangan.secara rinci paragraf pengembang berfungsi sbb:
a) Memuat pertanyaan-pertanyaan pikiran utama,
b) Menerangkan tiap pikiran utama(mendefinisikan,menjelaskan),
c) Memberikan bukti-bukti (contoh,alasan,fakta,rincian dsb.),
d) Memberikan komentar tentang pentingnya pokok pembicaraan.
Paragraf pengembang disebut juga paragraf baku karena tiap paragraf pengembang berisi satu pikiran utama,beberapa pikiran pendukung dan beberapa pikiran penjelas.
3. Paragraf Peralihan: biasanya antara paragraf pengembangan yang satu dengan pengembangan yang lain ada kalanya penulis menyusun sebuah paragraf singkat sebagai perantara inilah yang dimaksud dengan paragraf peralihan.paragraf peralihan berfungsi untuk mempermudah pikiran pembaca berganti pokok pembicaraan sehingga kelancaran isi bacaan memahami isi bacaan terbantu
4. Paragraf penutup: paragraf yang berisi pernyataan bahwa karangan sudah selesai dan memberitahukan kepada pembaca akan pentingnya topik dan tujuan yang dimaksudkan.Usaha-usaha untuk menutup karangan agar memberikan kesan yang kuat kepada pembaca antara lain:
a) Menegaskan tesis dengan kata-kata lain
b) Merangkum gagasan-gagasan penting yang telah disampaikan
c) Memberikan simpulan,saran, dan atau proteksi ke depan dan sebagainya.

b. Berdasarkan Bentuk Unit Tulisan
Dalam bentuk unit tulisan, paragraf dibedakan menjadi:
1. Paragraf narasi: cerita yang dipaparkan berdasarkan plot atau alur.
2. Paragraf deskripsi: gagasan utamanya terletak pada awal paragraf.
3. Paragraf eksposisi; paragraf yang memaparkan sesuatu atau pengethuan /informasi,tujuan agar pembaca tersebut mendapaatkan sejumlah informasi/ilmu pengetahuan yang sejelas-sejelasnya contoh: artikel ,karya ilmiah.
4. Paragraf argumentasi: paragraf yang mengemukan alasan. contoh dan bukti-bukti yang kuat dan menyakinkan.
5. Paragraf persuasi: paragraf yang bertujuan untuk mengajak, mempengaruhi, menghimbau, membujuk ,sehingga pembaca tergiur .contoh: ikla





c. Berdasarkan Sudut Pandang dan Cara Penalaran:
Berdasarkan isi, tempat, dan fungsinya, pargraf dibedakan menjadi:
1. Paragraf induktif: akhir paragraf yang menyatakan kesimpulan (jadi, maka, demikian)
2. Paragraf deduktif: gagasan utamanya terletak pada awal
3. Paragraf deduktif – induktif: paragraf yang gagasan utamanya terletak pada awal dan akhir paragraf
4. Paragraf ineratif: sebuah karangan paragraf yang terdapat kalimat utama yang kalimat utama disampaikan secara tersirat,tidak disebutkan secara langsung.
4.1 Strategi Pengembangan Paragraf
Dalam pengembangan paragraf, ada beberapa teknik yang dilakukan, yaitu:
a) Secara alamiah: pengembangan paragraf secara alamiah ini didasarkan pada urutan ruang dan waktu.urutan ruang merupakan urutan yang akan membawa pembaca dari satu titik ke titik berikutnya dalam suatu ruang. Adapun urutan waktu adalah urutan yang menggambarkan terjadinya peristiwa,perbuatan atau tindakan.
b) Klimaks dan antiklimaks: pengembangan paragraf dengan urutan ini didasarkan bahwa posisi tertentu dari suatu rangkaian merupakan posisi yang tertinggi atau paling menonjol. Bila posisi tertinggi ditempatkan pada bagian akhir disebut klimaks. Sebaliknya, bila penulis menulis rangkaian dengan posisi paling menonjol dan makin lama makin tidak menonjol disebut antiklimaks.
c) Perbandingan dan pertentangan: paragraf perbandingan dan pertentangan adalah paragraf yang dalam pemaparannya dilakukan dengan jalan membandingkan dan mempertentangkan hal-hal yang dikemukakan.
d) Analogi: paragraf yang dikembangkan dengan membandingkan 2 atau lebih benda yang dianggap memiliki kesamaan.
e) Contoh-contoh: digunakan untuk member bukti atau penjelasan terhadap generalisasi yang sifatnya umum agar pembaca dapat dengan mudah menerimanya. Dalam hal ini sumber pengalaman sangatlah efektif.
f) Sebab-akibat: sebab dapat berfungsi sebagai pikiran utama dan akibat sebagai pikiran penjelas. Atau sebaliknya, yakni akibat sebagai pikiran utama dan sebab sebagai rincian penjelasnya.
g) Definisi: untuk memberikan penjelasan terhadap sesuatu, kadang –kadang perlu uraian yang panjang, berupa kalimat-kalimat bahkan beberapa paragraf. Paragraf yang demikian disebut paragraf yang berfungsi sebagai definisi.
h) Klasifikasi:  dalam pengembangan paragraf, kadang-kadang dikelompokkan hal-hal yang mempunyai persamaan. Pengelompokan ini biasanya dirinci lagi ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil.



DAFTAR BACAAN    


• Akhadiah, S., Arsjad, M.G. Ridwan, SH., 1989.Pembinaan Keterampilan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga. (Halaman 62-106)
• Widyamartaya, A., 1993.Seni Menuangkan Gagasan.Yogyakarta: Kansius.(Halaman 51-76)
• Syafi’ie,I., 1998. Retorika dalam Menulis. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek LPTK.(Halaman 85-109)</div>

AKUNTANSI

Diposting oleh Maissya Star 0 komentar Link ke posting ini

Apakah akuntansi itu ?

 

Akuntansi adalah ilmu yang mempelajari tata cara pengidentifikasian,pengukuran dan pelaporan informasi keuangan yg dapat berguna bagi pihak internal maupun ekternal.

Pengertian Akuntansi menurut:

American Accounting Association (AAA)

Proses mengidentifikasih/mengenali,mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

American Institute of certified public Accountants (AICIPA)

Seni pencatatan,pengukuran,penggolongan,peringkasan yang tepat dan dinyatakan dalam satuan mata uang,transaksi-transaksi dan kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya bersifat financial dan penafsiran hasil-hasilnya.

KEGUNAAN AKUNTANSI

Bagi pihak Internal :

a) Perencanaan

b) Pengendalian

c) Pertanggungjawaban

Bagi pihak Ekternal:

Digunakan sebagai alat bantu untuk mengambil keputusan ekonomi bagi pihak yang memerlukan.

PEMAKAIAN INFORMASI AKUNTANSI

Bagi pihak internal :

• Manajer/pemimpin digunakan sebagai dasar membuat perencanaan dimasa yang akan datang,menentukan kebijakan yang akan datang mengadakan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan yang dikelolanya dan untuk mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapainya.

Bagi pihak Eksternal :

• Pemilik perusahaan/Investor : untuk mengetahui posisi keuangan perkembangan perusahaan ,prospek usaha dan untuk menialai keberhasilan manajemen dlm pengelolaan perusahaan.

• Calon Investor: sebagai bahan pertimbangan dlm menanamkan modalnya agar bisa menberikan keuntungan yang lebih besar

• Kreditor/Calon Kreditor: untuk mengetahui posisi dan prospek keuangan perusaan sehingga resiko kredit macet bias dikurangi

• Pemerintah: untuk menghitung pajak perusahaan

• Karyawan: untuk masa yang akan datang yg berkaitan dg kesejahteraannya

Bidang-bidang spesialisasi dalam akuntansi meliputib sbb:

Menurut tujuannya:

1) Akuntansi keuangan

2) Akuntansi manajemen

3) Akuntansi pemetiksaan

4) Akuntansi biaya

5) Akuntansi perpajakan

6) Akuntansi penganggaran

7) Akuntansi pemerintahan

8) System Akuntansi

Menurut Profesinya:

1) Akuntan public

2) Akuntan intern

3) Akuntan pemerintahan

4) Akuntan pendidikan

PRINSIP AKUNTANSI

Diposting oleh Maissya Star 0 komentar Link ke posting ini

Di Indonesia badan yang menetapkan peraturan-peraturan/prinsip-prinsip di bidang akuntansi adalah IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia).untuk pertama kalinya prinsip-prinsip akuntansi di Indonesia ditetapkan dalam kongres IAI yang kedua tahun 1937.berikut beberapa prinsip akuntansi yg ada di Indonesia :

1. Konsep Entitas /kesatuan usaha: suatu organisasi atau bagian dari organisasi yang berdiri sendiri terpisah dari organisasi lain atau individu lain.ditinjau dari segi akuntansi antara kesatuan usaha yang satu dengan kesatuan usaha yang lain atau dengan pemiliknya dan sebaliknya.konsep ini penting artinya dalam menilai keadaan keuangan dan hasil usaha yang dicapai suatu organisasi atau bagian dari organisasi.tanpa konsep ini maka laporan keuangan akan kacau karena apa yang tercantum dalam laporan keuangan suatu organisasi mungkin dimasuki kejadian-kejadian keuangan yang sebenarnya tidak berhubungan dengan organisasi tersebut.

2. Prinsip Obyektivitas:Catatan dan laporan akuntansi harus didasarkan pada data yang bisa dipercaya dalam laporan yang menyajikan informasi yang tepat dan berguna .data tersebut adalah data yang bisa diverifikasi (diperiksa kebenarannya) data seperti itu harus bisa dikonfirmasi oleh pengamat yang independen.

3. Prinsip Cost/Prinsip Biaya: menetapkan bahwa harta atau jasa yang dibeli atau diperoleh harus dicatat atas dasar biaya yang sesungguhny.meskipun harga masih bisa ditawar pencatatan haruslah ditulis sesuai dengan harga yang disepakati.

Pengemis Tua Itu

Diposting oleh Maissya Star 0 komentar Link ke posting ini

Hari ini adalah hari bahagia kakak keempatku karena hari itu adalah hari pernikahannya,tepat hari minggu pagi saya ingin ke bazaar entah kenapa rasanya saya ingin membeli baju baru untuk pergi mengikuti pengantin ke rumah suaminya.

Saya pergi dengan menggunakan sepeda angin yang saya miliki sejak kelas dua smp itu,ditempat pergelaran pasar mingguan tersebut saya biasa memarkirkan sepeda saya di depan tanpa parkir seperti biasanya.namun kali itu ternyata bukanlah hal yang biasa buat saya.ditempat itu saya mengelilingi bazaar melihat-lihat dan kujumpai seorang pengemis tua yang memiliki cacat fisik,tubuhnya tidak bisa berdiri dengan tegak dan dia harus merangkak melewati jalan-jalan yang ada di bazaar bahkan aku lihat di telapak kakinya terdapat goresan luka yang sedang dikelilingi lalat,Masya allah tepat minggu itu allah memberiku adzab atas kelalaian hatiku ini karena dalam hati aku berguman “nie bazaar apa terminal bus yaa koq banyak pengemisnya” hanya gara-gara berguman seperti itu yang tidak sempat saya lontarkan dari mulut saya allah pun sudah mengetahuinya pulang dari membeli baju saya mencari sepeda angin saya ditempat yang tadi saya parkirkan namun Subbahannalloh Maha besar Allah atas segala kekuasaannya saya melihat sepeda angin saya tidak ada.awalnya saya juga tidak percaya namun setelah keliling-keliling mencari sepeda saya ternyata benar saya kehilangan sepeda,saya menangis ketakutan memikirkan reaksi keluarga saya dan kemudian segera saya berintropeksi diri ternyata benar bahwa Allah memberiku hikma dari kejadian tersebut agar lain kali lebih hati-hati dengan hati/Qolbu,sungguh allah maha mengetahui segalanya dan allah tidak penah mendzholimin makhluknya kecuali dia sendiri yang melakukannya.dari kisah itu saya benar-benar merasakan Kekuasaan Allah,yang biasanya hanya sekedar tahu dari buku ataupun ceramah namun kali ini saya merasakannya sendiri,Subbahannalloh……

JANGAN TAKUT BERMIMPI

Diposting oleh Maissya Star 0 komentar Link ke posting ini
Dalam hidup tidak semua hal yang kita inginkan dapat terwujud sesuai dengan keinginan kita,kecewa terluka dan putus asa terkadang meliputi kehidupan kita namun percayalah semua akan ada ujungnya seperti hujan pasti akan mereda,siang kan menjadi malam,badai pasti akan berlalu begitu juga dengan hidup kita,semua yang kita lakukan tidak akan sia-sia apabila kita mau merenungi hikma yang terkandung dalam setiap kejadian.
Ketakutan akan hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup kita seringkali membuat kita strez padahal dibalik itu semua yang belum tentu kebenarannya justru akan mengkerdilkan rasa optimisme untuk melangkahkan maju,ketahuilah saudaraku sesungguhnya ketakutamu adalah ketidak yakinanmu akan suatu hal dan itu hanyalah hasil buah pemikiran-pemikiranmu sendiri bukan realita yang kau takuti tapi justru dirimu sendiri,bangkitlah dan susunlah rencana-rencana cerdas yang akan mengantarkanmu dalam pintu kesuksesan….
Jangan takut bermimpi !!!
Karena hidup ini adalah impian
Impian akan selalu ada selama kita hidup di dunia ini,namun kebanyakan orang takut mengungkapkannya,pesimis dalam bermimpi dan mengganggap hal itu mustahil.ingatlah bahwa tugas kita bukanlah menjadi sang juara namun tugas kita adalah mencoba,terus dan terus mencoba.jangan fokuskan diri anda pada hasil namun berfokuslah pada proses pencapaiannya.
Apakah Impian itu ??
Impian adalah keinginan kita dalam mencapai sesuatu,didalam impian tersebut terdapat cara-cara atau bahkan merupakan pengorbanan untuk mewujudkannya.Tidak semua orang dapat mencapai impiannya namun impian dapat terwuud apabila kita mampu bersungguh-sungguh dan yakin.
sebuah contoh misalnya : Ambilah 2 buah pensil kayu kemudian gunakan jari telunjuk anda untuk mematahkannya,sebelumnya yakinkan pada diri anda bahwa tangan anda adalah sebuah besi yang kuat dan perhatikan pensil anda.bayangkan bahwa pensil anda hanyalah sebuah kapak/tisu yang mudah sekali untuk memisahkannya.kumpulkan keyakinan anda dan berfokuslah pada kapas/tisu tersebut hitungan dari belakang anda mulai memecahkan dg penuh keyakinan.
Awalnya saya juga tidak yakin namun setelah saya mencobanya ternyata saya mampu mematahkan kedua pensil tersebut meski awalnya gagal,seperti itulah impian kita jika kita yakin semua akan kita lalui dengan mudah namun jika kita pesimis apa adinya percaya pada diri sendiri saja anda tidak mampu bagaimana dengan impian anda ??
Semoga bermanfaat,
Maissya Star

MENJADI PEMIMPIN (LEADERSHIP)

Diposting oleh Maissya Star 0 komentar Link ke posting ini

• Mulailah dengan pujian dan penghargaan yang jujur

• Beritahu kesalahan orang lain dengan cara tidak langsung

• Bicarakan kesalahan anda dulu sebelum mengkritik orang lain

• Ajukan pertanyaansebagai ganti member perintah langsung

• Biarkan orang lain menyelamatkan muka

• Pujilah peningkatan sekecil apapun dan pujilah setiap peningkatan.Jadilah “Tulus dalam penerimaan anda dan murah hati dalam penghargaan anda”

• Beri orang lain repurtasi yang baik untuk mereka penuhi

• Gunakan dorongan,buatlah kesalahan tampak mudah diperbaiki

• Buatlah orang lain senang mengerjakan hal yang anda sarankan

Kenapa sabar menjadi altenatif terakhir permasalahan kita ??

Diposting oleh Maissya Star 0 komentar Link ke posting ini
“Masalah” hidup itu memang masalah.jika tidak ingin punya masalah ya jangan hidup karena tugas utaman kita hidup di dunia ini memang untuk memecahakan masalah hingga ajal menjemput kita.masalah dibagi menjadi 2 yaitu masalah jasmani dan rohani cara penyelesaiaannya pun dapat ditempuh dengan 2 cara apakah dengan cara positif maupun dengan cara negative,contohnya : masalah jasmani seperti rejeki,dapat dicari dengan cara positif seperti bekerja sedangkan dengan cara negative dengan cara mencuri namun allah sudah menjamin rejeki tiap makhluknya hanya cara memperolehnya saja yang berbeda.untuk itu jangan khawatir berada di jalan Allah karena pada akhirnya kebenaran akan selalu menang.masalah yang kedua adalah masalah rohani seperti kasih saying,rasa ingin dihormati,dimengrti dan dicintai adalah kebutuhan setiap dapat diperoleh dengan cara yang baik sepeti melimpahkan kasih sayang kepada keluarga,teman,guru namun jika mereka tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang harusnya diperoleh dari mereka maka dia akan cenderung mencarinya di luar seperti dengan cara pacaran yang akibatnya hanya akan membawa mereka pada kerugian,rugi karena tidak adanya pertanggungjawaban kepastian untuk hidup bersama dan memperoleh hak-hak yang harusnya dimiliki tiap pasangan,selain itu banyak kemudharatan yang lainnya untuk itu perhatikanlah anak anak anda dan jangan biarkan mereka mencari kasih saying diluar.

MENUTUP BUKU BESAR

Diposting oleh Maissya Star 0 komentar Link ke posting ini


MENUTUP BUKU BESAR

Adalah memindakan sisa akun nominal/sementara ke akun ekuitas (Laba ditahan untuk perseroan terbatas)sehingga akun nominal menjadi tertutup(bersisa nol) dan akun ekuitas menunjukkan sisa yang sebenarnya.

Secara teknis akuntansi,pemindahan tersebut dilakukan dengan membuat jurnal penutup kemudian di-posting/ dipindakan kea kun buku besar setelah itu ditutup dan dibuatlah neraca sisa setelah penutupan.

 

Tujuan Menutup Buku Besar

·         Menghitung laba rugi untuk periode yang bersangkutan

·         Memisahkan transaksi pendapatan dan beban tahub tertentu dengan tahun berikutnya

·         Mendapatkan neraca akhir ( neraca sisa setelah penutupan ) yang akan merupakan neraca awal tahun berikutnya

·         Memisahkan perangkat pencatatan (buku) tahun tertentu dengan tahun berikutnya sehingga memudahkan pemeriksaan

Langkah-langkah Penutupan

A.               Menyusun jurnal penutupan dengan cara berikut ini:

  •       Memindahkan saldo akun pendapatan kea kun laba rugi atau ikhtisar laba rugi,dengan mendebit akun pendapatan sebesar saldonya dan mengkredit akun laba rugi 

  •  Memindahkan saldo akun beban ke akun laba rugi dengan mengkredit akun beban sebesar saldonya dan mendebit akun laba rugi

  • Memindahkan saldo akun laba rugi kea kun ekuitas (laba ditahan untuk perseroan terbatas) 

  •   Jika saldo menunjukan laba,akun laba rugi didebet dan akun ekuitas dikredit 

  •   Jika saldo menunjukkan rugi,akun laba rugi dikredit dan ekuitas di debet 

  •  Memindahkan akun prive kea kun ekuitas dengan mengkredit akun prive dan mendebit akun ekuitas 

  • Memindahkan jurnal penyesuaian kea kun buku besar 

  •  Memindahkan jurnal penutupo kea kun buku besar 

  •  Member garis dua pada akhir baris akun nominal yang berarti akun tersebut telah ditutup dan tidak berlaku lagi untuk tahun berikutnya

SELISIH KAS

Diposting oleh Maissya Star 2 komentar Link ke posting ini

Selisih kas disebabkan karena :

1. Diketahui penyebabnya

2. Tidak diketahui penyebabnya

Untuk itu diperlukan jurnal koreksi, langkah – langkahnya adalah sbb :

• Buat jurnal yang salah

• Balik jurnal yang salah

• Kemudian buat jurnal yang benar

• Gabung jurnal yang salah dan yang benar sehingga menjadikan sisa saldo balance

  •  Bila fisik > catatan maka jurnalnya :

  • Kas Rp. XXXX

  •  Selisih Kas Rp. XXXX

  •  Bila fisik < Catatan maka jurnalnya :

  •  Selisih Kas Rp. XXXX

  •  Kas Rp. XXXX

 

Hubungi Kami Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting